TEPIAN BATANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Tepian Batang bergerak cepat mengantisipasi potensi bahaya yang mengancam keselamatan warga. Bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser, Pemdes mengevakuasi sebuah pohon sengon berukuran raksasa di tepi Jalan Taman Jalin, Desa Tepian Batang, Sabtu (25/7/2026).Aksi gotong royong ini melibatkan puluhan personel Satpol PP Kabupaten Paser, petugas dari PT PLN (Persero), serta warga RT 12 setempat.
Kepala Desa Tepian Batang, H. Jaludin, menyatakan bahwa keberadaan pohon sengon dengan diameter sangat besar dan menjulang tinggi tersebut sudah lama meresahkan masyarakat sekitar maupun pengguna jalan."Pohon ini sudah sangat meresahkan warga karena dahannya seringkali patah. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang, angin bertiup cukup kencang dan sangat rawan tumbang," ujar H. Jaludin saat ditemui di lokasi kegiatan.Mengingat ukuran diameter pohon yang cukup besar dan tinggi, proses evakuasi membutuhkan penanganan khusus dan alat berat. Tidak tanggung-tanggung, dua unit truk hidrolik pemangkas pohon (snoker truck) dikerahkan ke lokasi—masing-masing satu unit dari DLH Paser dan satu unit milik PLN.
Selain armada truk, sejumlah personel yang dibekali gergaji mesin (chainsaw) diterjunkan langsung untuk memotong batang utama serta membersihkan dahan dan ranting yang berserakan. Kehadiran tim chainsaw ini krusial untuk mempercepat proses evakuasi agar jalanan bisa segera dilewati dengan aman.Medan yang cukup menantang akibat ukuran pohon yang masif membuat proses penebangan dan pembersihan total berlangsung dramatis hingga memakan waktu lebih dari 5 jam. Berkat sinergi yang kuat antara pemdes, instansi terkait, dan kepedulian warga RT 12, potensi ancaman keselamatan di Jalan Taman Jalin kini berhasil teratasi.