You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tepian Batang
Logo Desa Tepian Batang
Desa Tepian Batang

Kec. Tanah Grogot, Kab. Paser, Provinsi Kalimantan Timur

Pemdes Tepian Batang Gelar Sosialisasi Tanggap Iklim, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Administrator 09 September 2026 Dibaca 4 Kali
Pemdes Tepian Batang Gelar Sosialisasi Tanggap Iklim, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

TEPIAN BATANG — Pemerintah Desa (Pemdes) Tepian Batang bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Tepian Batang bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Paser melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tanggap Iklim sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tepian Batang tersebut dihadiri oleh anggota MPA, anggota BPD, perangkat dan staf Desa Tepian Batang, perwakilan mahasiswa Widya Praja, tokoh masyarakat serta Ketua RT se-Desa Tepian Batang.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Tepian Batang yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Rachmanda Putra. Kepala Desa tidak dapat hadir secara langsung karena sedang mengikuti Rapat Siaga Karhutla di Kantor Kecamatan Tanah Grogot bersama unsur TNI dan pihak terkait.

Dalam sambutannya, Sekdes Rachmanda Putra menyampaikan bahwa kondisi musim kemarau yang terjadi saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Cuaca panas dan kondisi lahan yang semakin kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, termasuk di wilayah Desa Tepian Batang.

“Kondisi musim kemarau seperti saat ini harus kita sikapi bersama. Potensi kebakaran hutan dan lahan dapat meningkat ketika kondisi lingkungan kering. Karena itu, pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi sangat penting, bukan hanya ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi bagaimana kita bersama-sama mencegahnya sejak awal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran MPA, pemerintah desa, perangkat RT, tokoh masyarakat serta seluruh warga untuk saling mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran terbuka yang tidak terkendali.

Bhabinkamtibmas: Pencegahan Harus Dimulai dari Masyarakat

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Tepian Batang, Brigpol Alfando Sembiring, yang juga tergabung dalam unsur Tanggap Darurat Karhutla Kabupaten Paser, turut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.

Ia menyampaikan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran maupun aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

Menurutnya, masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lingkungan sehingga memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mencegah api sebelum menjadi besar. Apabila masyarakat menemukan adanya potensi kebakaran, segera lakukan penanganan awal sesuai kemampuan dan segera laporkan kepada pihak terkait. Jangan menunggu api membesar karena penanganannya akan jauh lebih sulit,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Belajar Mengendalikan Api dan Menggunakan APAR

Dalam kegiatan tersebut, Teguh Haryanto, S.P., M.Si., Kabid Pencegahan Disdamkar Kabupaten Paser, memberikan penyuluhan mengenai teknik dasar pengendalian api, baik pada kebakaran skala kecil maupun ketika api mulai berkembang.

Materi yang disampaikan mencakup langkah-langkah awal menghadapi kebakaran, pengenalan karakteristik api, upaya pencegahan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar, hingga langkah-langkah untuk meminimalisir risiko terhadap keselamatan manusia dan lingkungan.

Teguh juga menekankan bahwa kemampuan mengenali kondisi dan sumber api menjadi hal penting sebelum seseorang melakukan tindakan pemadaman.

Selain aspek keselamatan, materi juga menyoroti dampak kebakaran terhadap lingkungan, terutama apabila api berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan yang dapat menyebabkan kerusakan vegetasi, pencemaran udara serta mengganggu kehidupan masyarakat.

Tidak Hanya Teori, Peserta Ikuti Praktik dan Simulasi Pemadaman

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi praktik oleh Isro Jumeri, S.E., dari Disdamkar Kabupaten Paser.

Peserta diperkenalkan dengan berbagai peralatan pemadam kebakaran, mulai dari metode sederhana atau tradisional hingga penggunaan APAR secara tepat dan aman.

Pengetahuan tersebut kemudian langsung dipraktikkan melalui sejumlah simulasi pemadaman api.

Simulasi dilakukan mulai dari penanganan api pada tabung gas hingga simulasi pemadaman api dalam skala yang lebih besar. Praktik dilaksanakan di halaman samping Kantor Desa Tepian Batang, sehingga peserta dapat melihat secara langsung bagaimana prosedur menghadapi api dengan teknik yang tepat.

Kegiatan praktik tersebut mendapat perhatian antusias dari para peserta. Selain memberikan pengalaman langsung, simulasi juga menjadi sarana untuk membangun keberanian dan kesiapan masyarakat agar tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat kebakaran.

Bangun Kesadaran dan Kesiapsiagaan Bersama

Melalui kegiatan Sosialisasi Tanggap Iklim ini, Pemdes Tepian Batang berharap pengetahuan yang diperoleh para peserta dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Terlebih dengan kondisi musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi Karhutla perlu terus ditingkatkan. Pencegahan menjadi langkah utama, sementara kesiapan dalam melakukan penanganan awal menjadi bagian penting untuk mencegah api berkembang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Pemdes Tepian Batang bersama MPA juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Dengan sinergi antara pemerintah desa, MPA, Disdamkar, aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan Desa Tepian Batang semakin siap menghadapi ancaman Karhutla serta mampu menjaga lingkungan tetap aman selama musim kemarau.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

APBDes 2025 Pendapatan

APBDes 2025 Pembelanjaan