TEPIAN BATANG — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia membawa rombongan Pemerintah Desa Tepian Batang menempuh perjalanan sekitar 48,1 kilometer menuju Desa Perepat, Kecamatan Tanah Grogot.
Perjalanan yang ditempuh kurang lebih 1 jam 30 menit tersebut bukan tanpa tantangan. Sejumlah ruas jalan yang belum sepenuhnya dalam kondisi layak, ditambah musim kemarau panjang yang membuat debu jalan cukup tebal, menjadi bagian dari perjalanan rombongan.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Pemerintah Desa Tepian Batang untuk hadir dan mengikuti rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan bersama seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Tanah Grogot.
Tahun ini, Desa Perepat, salah satu desa pesisir di Kecamatan Tanah Grogot, dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Tanah Grogot.
Sejak pagi hari, bahkan sebelum pukul 06.00 WITA, rombongan Pemerintah Desa Tepian Batang telah bertolak dari Kantor Desa Tepian Batang menuju Desa Perepat.
Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tepian Batang H. Jaludin, SE., MM., bersama jajaran Pemerintah Desa, BPD dan PKK Desa Tepian Batang.
Turut dalam rombongan Sekretaris Desa Rachmanda Putra, Kasi Pemerintahan Desa Tri Mai Mentari, Kaur Perencanaan Deo Rezeki, Kaur Pelayanan Bagas Hermawan, serta anggota BPD dan PKK Desa Tepian Batang.
Camat Tanah Grogot Bertindak sebagai Inspektur Upacara
Sesampainya di Desa Perepat, rombongan Pemdes Tepian Batang bergabung bersama seluruh desa dan satu kelurahan yang berada dalam wilayah Kecamatan Tanah Grogot.
Dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, Camat Tanah Grogot Abdul Rasyid, S.STP., M.A., bertindak selaku Inspektur Upacara.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh unsur pemerintahan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Tanah Grogot.
Bagi seluruh peserta, pengibaran Sang Merah Putih menjadi momentum untuk kembali mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Semangat tersebut juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan amanah yang harus diisi dengan kerja nyata, persatuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Mengikuti Pengibaran hingga Penurunan Bendera
Tidak hanya mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih, rombongan Pemerintah Desa Tepian Batang juga turut hadir dalam upacara penurunan bendera sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Tanah Grogot.
Kehadiran dalam dua momentum tersebut menjadi bentuk partisipasi Pemerintah Desa Tepian Batang dalam menjaga semangat kebangsaan sekaligus mempererat silaturahmi antardesa dan kelurahan.
Jarak dan kondisi perjalanan yang cukup menantang menjadi pengalaman tersendiri bagi rombongan.
Namun, justru dari perjalanan tersebut terlihat bahwa semangat kemerdekaan mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat, tanpa membedakan jarak dan kondisi wilayah.
Dari Tepian Batang untuk Indonesia
Perjalanan sekitar 48,1 kilometer dari Tepian Batang menuju Perepat bukan hanya perjalanan fisik.
Di balik debu jalan dan panjangnya perjalanan, ada semangat untuk tetap hadir, menghormati perjuangan para pahlawan, dan menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan bersama seluruh masyarakat Kecamatan Tanah Grogot.
Terlebih pada tahun ini Desa Tepian Batang juga memperingati Hari Jadi Desa ke-71 dengan tema:
“Bersyukur, Bersatu dan Melangkah dalam Keteladanan.”
Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan kemerdekaan: bersyukur atas kemerdekaan, bersatu menjaga persaudaraan, dan melangkah bersama untuk membangun masa depan.
Dari Desa Tepian Batang menuju Desa Perepat, semangat yang dibawa sederhana namun bermakna:
Tetap hadir. Tetap bersatu. Tetap bergotong royong.
Karena mengisi kemerdekaan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Menjaga persatuan, bekerja dengan jujur, melayani masyarakat dan membangun desa adalah bagian dari cara kita mengisi kemerdekaan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Dari Desa Tepian Batang, untuk Indonesia.