You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tepian Batang
Logo Desa Tepian Batang
Desa Tepian Batang

Kec. Tanah Grogot, Kab. Paser, Provinsi Kalimantan Timur

Tasyakuran HUT Desa Tepian Batang ke-71 Dirangkai Maulid Nabi dan Semarak HUT RI ke-81

Administrator 19 Agustus 2026 Dibaca 2 Kali
Tasyakuran HUT Desa Tepian Batang ke-71 Dirangkai Maulid Nabi dan Semarak HUT RI ke-81
TEPIAN BATANG, 15 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, menyelenggarakan Tasyakuran Hari Jadi Desa Tepian Batang ke-71, yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ 12 Rabiul Awal 1448 H, sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Tepian Batang tersebut dihadiri langsung oleh Camat Tanah Grogot Abdul Rasyid, S.STP., M.A., tokoh masyarakat Desa Tepian Batang, perwakilan Ketua RT se-Desa Tepian Batang, masyarakat sekitar, Ketua dan Anggota BPD, pengurus PKK Desa Tepian Batang, Babinsa Desa Tepian Batang Serma Agus Dewanto, Bhabinkamtibmas Brigpol Alfando Sembiring, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Kehadiran rombongan Muslimat NU Kecamatan Tanah Grogot turut menambah semarak sekaligus nuansa religius dalam kegiatan yang mengangkat tema:
 
“Bersyukur, Bersatu dan Melangkah dalam Keteladanan.”
 
Acara diawali dengan penampilan Gambus Qasidah Modern yang dipimpin oleh Ustaz Habib Sayyid Jafar Al Habsyi. Alunan musik dan qasidah membuka rangkaian kegiatan dalam suasana penuh kebersamaan sekaligus menjadi bagian dari ungkapan syukur masyarakat atas perjalanan panjang Desa Tepian Batang.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil bersama dan kirim doa untuk para pemimpin terdahulu, tokoh masyarakat, para sesepuh, serta orang-orang yang telah berjasa dalam perjalanan dan pembangunan Desa Tepian Batang.
Doa tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam tasyakuran tahun ini. Mengingat Desa Tepian Batang memiliki sejarah panjang, masyarakat diajak untuk tidak melupakan jasa para pendahulu yang telah memberikan tenaga, pikiran, pengabdian, dan perjuangan bagi kemajuan desa.
Sebagaimana sejarah yang diwariskan, Desa Tepian Batang diperkirakan telah berdiri sejak sekitar tahun 1890 dan menjadi salah satu wilayah yang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah Paser. Dari generasi ke generasi, desa ini terus mengalami perubahan dan perkembangan hingga menjadi bagian penting dari Kabupaten Paser saat ini.
 
Pengajian dan Tausiyah Maulid Nabi
 
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian Al-Qur'an oleh Ustaz Heriyanto, yang memberikan penguatan spiritual kepada masyarakat dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ.
Puncak rangkaian acara keagamaan diisi dengan tausiyah Maulid Nabi Muhammad ﷺ yang disampaikan oleh Ustaz Ahmad Syairazi.
Ustaz Ahmad Syairazi dikenal sebagai salah satu tokoh/pengelola Pondok Pesantren Bina Iman, yang berlokasi di Jalan Negara Gang Penemban Sia RT 007, Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Dalam tausiyahnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah ﷺ menjadi salah satu pesan utama yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan mengenang kelahiran Rasulullah ﷺ, tetapi juga sebagai momentum untuk kembali meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi Desa Tepian Batang ke-71, yaitu “Bersyukur, Bersatu dan Melangkah dalam Keteladanan.”
Melalui keteladanan Rasulullah ﷺ, masyarakat diajak untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, mengedepankan kejujuran dan amanah, serta membangun kepedulian terhadap sesama.
 
Kades: Hari Jadi Desa adalah Momentum Mengenang Jasa Para Pendahulu
 
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tepian Batang H. Jaludin, SE., MM., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi Desa bukan sekadar acara tahunan, tetapi sebagai momentum untuk melihat kembali perjalanan panjang desa, mensyukuri capaian yang telah diraih, sekaligus memperkuat kebersamaan untuk menghadapi masa depan.
Menurutnya, Desa Tepian Batang memiliki sejarah yang panjang dan tidak mungkin dibangun oleh satu orang atau satu generasi saja.
Hari Jadi Desa, lanjutnya, menjadi momentum untuk mengenang para kepala desa dan tokoh-tokoh terdahulu yang telah memberikan pengabdian bagi masyarakat.
Dalam suasana tasyakuran dan Maulid Nabi tersebut, Pemerintah Desa bersama masyarakat juga secara khusus mengirimkan doa bagi para pemimpin desa terdahulu dan seluruh warga serta tokoh yang telah berpulang ke rahmatullah.
“Jangan sampai kita hanya menikmati hasil perjuangan para pendahulu, tetapi melupakan sejarah dan jasa-jasa mereka. Apa yang kita nikmati hari ini adalah bagian dari perjalanan panjang yang telah dibangun oleh generasi sebelum kita,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Kepala Desa.
H. Jaludin juga mengajak masyarakat mengambil keteladanan dari akhlak Rasulullah ﷺ, terutama dalam hal persaudaraan, kejujuran, amanah, kepedulian dan kebersamaan.
Menurutnya, membangun desa tidak hanya berarti membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia, memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan dan menciptakan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungannya.
 
Camat Tanah Grogot Ajak Masyarakat Pertahankan Kebersamaan
 
Sementara itu, Camat Tanah Grogot Abdul Rasyid, S.STP., M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tepian Batang dan seluruh masyarakat yang telah menyelenggarakan kegiatan tasyakuran dengan memadukan tiga momentum penting, yakni Hari Jadi Desa, Maulid Nabi Muhammad ﷺ, dan semarak HUT Kemerdekaan RI.
Ia mengajak masyarakat Desa Tepian Batang untuk terus menjaga persatuan, kerukunan dan semangat gotong royong sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan desa.
Momentum hari jadi, menurut Camat, hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan desa serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Peringatan Maulid Nabi juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis antarwarga.
Sementara semangat HUT Kemerdekaan RI ke-81 hendaknya diwujudkan melalui kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga persatuan dan ikut mendukung pembangunan di tingkat desa.
 
Merawat Sejarah, Melanjutkan Pengabdian
 
Tasyakuran Hari Jadi Desa Tepian Batang ke-71 tahun ini akhirnya bukan sekadar perayaan bertambahnya usia desa.
Di dalamnya terdapat rasa syukur, penghormatan terhadap sejarah, doa untuk para pendahulu, keteladanan Rasulullah ﷺ, serta semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan.
Dari sejarah panjang Tepian Batang, masyarakat diajak untuk mengambil pelajaran bahwa sebuah desa dapat terus bertahan dan berkembang karena adanya kesinambungan perjuangan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Kini, tanggung jawab tersebut berada di tangan generasi hari ini.
Dengan semangat “Bersyukur, Bersatu dan Melangkah dalam Keteladanan”, Pemerintah Desa Tepian Batang bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga warisan sejarah, memperkuat persaudaraan, serta bersama-sama membangun Desa Tepian Batang agar semakin maju, berbudaya, religius dan sejahtera.
Selamat Hari Jadi Desa Tepian Batang ke-71.
Semoga Tepian Batang terus tumbuh, maju dan menjadi desa yang semakin baik bagi seluruh masyarakatnya.
Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

APBDes 2025 Pendapatan

APBDes 2025 Pembelanjaan